Bismillahirrahmaanirrahiim,
Dari hasil analisis saya terhadap makalah yang berjudul “Gerakan Pemurnian Wahabi: Muhammad Abdul Wahhab” saya hanya mengomentari sisi isi dan penuturan penulisan. Di karenakan makalah merupakan sebuah tulisan karya ilmiah yang di dalamnya berisikan tulisan-tulisan yang objektif yang berdasarkanfakta, logis, dan sistematis, maka dalam penulisannya pun memiliki syarat yang khusus seperti perlu diperhatikannya masalah paragraph, paragraph yang saya temukan dalam makalah tersebut masih terdapat paragraf-paragraf yang memiliki jumlah kalimat kurang dari dua kalimat. Sedangkan, paragraf yang baik dan dianjurkan dalam tulisan karya ilmiah sekurang-kurangnya tiga buah kalimat dalam satu paragraf.
Kemudian terdapat pula paragraf-paragraf yang tidak memiliki keutuhan (unity), dimana suatu paragraf dapat dikatakan utuh bila suatu paragraf memiliki satu dan hanya satu saja ide pokoknya. Kemudian dalam rancangan (outline) paragraph itu pada umumnya disusun dari kalimat topic, kalimat pendukung 1, kalimat pendukung 2, kalimat pendukung 3, dan kalimat penyimpul.
Pada bagian B, yaitu mengenai biografi Muhammad bin ‘Abdul Wahhab ada sub-topik diantaranya : (1) nama lengkap, (2) tempat dan tarikh lahir, (3) pendidikan dan pengalamannya, (4) belajar di Makkah, Madinah, dan Bashrah. Yang menurut analisis saya point (4) yaitu belajar di Makkah, Madinah, dan Bashrah itu dapat dimasukan kedalam sub-topik ketiga yaitu, pendidikan dan pengalamannya karena sub-topik keempat masih bagian dari pendidikan dan pengalaman.
Mungkin dalam makalah ini tidak disertai dengan rumusan masalah serta metodologi penelitian yang diamana itu semua merupakan bagian terpentiang dalam menentukan kerangka tulisan karya ilmiah sehingga ide-ide dan penelitian lebih terarah dan sistematis. Kemudian masih terdapat sedikit kesalahan dalam penulisa, terlepas itu dari proses penulisan.
Dari segi isi makalah, isinya sudah cukup baik hanya saja dalam makalah yang berjudul “Gerakan Pemurnian Wahabi: Muhammad Abdul Wahhab” ini, ada kotradiksi yang terjadi antara faham-faham yang ada di Indonesia dengan ajaran Wahabiyah tersebut. Seharusnya dalam makalah ini dijelasan mengenai polemik yang terjadi di Indonesia pasca datangnya Wahhabiyah. Kemudian hasil-asil karya dari wahhabiyah sendiri sangat sedikit dibahas. Kemudian alangkah baiknya jika pada makalah ini disertai dengan pembahasan mengenai apakah sejatinya Wahhabiyah tersebut? Aliran madzhab kah? Atau aliran tauhid? Ini diharapkan masyarakat dalam memandang aliran Wahhabiyah ini sebagai rahmat dari Allah SWT karena, perbedaan (khilafiyah) umat islam merupakan rahmat.
Dan dalam pembahasan gerakan Wahhabiyah ini seharusnya lebih meluas dikarenakan masih banyak masyarakat muslim di Indonesia yang fanatik buta terhadap aliran ini. Juga disertai dengan contoh-contoh polemic yang terjadi antara paham Wahhabiyah dengan paham-paham lain yang ada di Indonesia.
Wa Allahu a’lam bi al-sawab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar